Perempuan Bernama Arjuna by Remy Sylado

arjuna-remyBuntelan dari Penerbit Nuansa Cendekia ini merupakan sebuah novel filsafat karya seniman serba bisa Remy Sylado.

Novel dengan cover yang menarik dan judul yang kalau diperhatikan cukup menggelitik, “Perempuan itu Bernama Arjuna”. Arjuna kan identik dengan pria, lalu kenapa di novel ini tokoh perempuannya bernama Arjuna?. Pastinya Remy tidak salah memberi nama, tentunya ada sebuah maksud kenapa Arjuna dalam novel ini menjadi nama seorang perempuan.

Novel yang diberi label novel filsafat ini mengingatkan saya akan novel Dunia Sophie karya Jostein Gaarder, sebuah novel yang merangkum sejarah filsafat dunia sejak jaman Plato hingga jaman modern. Apakah novel ini memang seperti Dunia Sophie?  Saya tidak akan berkomentar dulu karena saya belum membacanya.

Oya, di cover novel ini penerbit menyertakan pula label seperti ini :

de26-001Bukan bacaan ringan? semoga label seperti ini tidak menyurutkan rasa kepenasaran orang  yang mungkin tidak terbiasa membaca fiksi-fiksi serius untuk membaca novel ini.

Berikut komentar dari Faiz Manshur atas novel ini :

Apakah Anda termasuk orang yang menunggu karya fiksi bermutu? Jika itu pertanyaannya, maka yang ditunggu telah tiba.

Berkisah tentang seorang perempuan bernama Arjuna, keturunan Cina-Jawa, yang ngotot memilih belajar filsafat untuk memahami “perilaku” Tuhan ketuimbang ilmu psikologi – yang menyoroti perilaku manusia.

Terdapat ulasan lebih 150 sosok filsuf dunia, dan puluhan sosok di luar kategori filsuf. Jika target pembacaan literatur fiksi tujuannya untuk mendapatkan “kenikmatan”, maka yang paling terasa dari novel ini adalah “sensasi ilmiah” dari tiga hal, yakni, kisah-kisah kehidupan para filsuf, latarbelakang lahirnya metode pemikiran, dan makna dari substansi ajaran/paham/aliran pemikiran.

Sekalipun isinya berupa kajian filsafat, buku ini asyik dibaca karena di dalamnya juga memuat laku hidup keseharian, dan yang tak kalah menariknya ialah potret gaya hidup seksualitas kaum hawa dan adam dari sudut pandang biologi-evolusioner. Nilai-nilai falsafah dan kesusastraan di dalamnya patut diacungi jempol.

– Faiz Manshur : Redaktur Nuansa Cendekia

Kutipan awal Novel:

Saya sadar, saya tidak cantik. Tapi saya pun tidak mau seperti perempuan-perempuan lain yang mengira dirinya menjadi cantik jika bisa memupur wajahnya dengan bedak cair setebal sekian mili, dan memasang bulu mata palsu tiga susun, sehingga jika disoroti lampu jalan pas di atas kepalanya, tampak wajahnya seperti jerangkong. Amit-amit jabang bayi.

            Saya Arjuna. Serius, ini nama perempuan. Nama saya.

            Muasalnya, ini kekeliruan kakek dari pihak ibu, orang Jawa asli Semarang, yang mengharapkan saya lahir sebagai anak laki, dan untuk itu kepalang di usia 7 bulan dalam rahim ibu, dibuat upacara khusus dengan bubur merah-putih bagi Arjuna diserta baca-baca Weda Mantra, pusaka pustaka warisan Sunan Kalijaga1 dari masa awal syiar Islam di tanah Jawa. Jadi, apa boleh buat, nama Arjuna adalah anugrah yang harus saya pakai sampai mati.

            Walaupun saya tahu, saya tidak cantik, toh saya memiliki rasa percaya diri yang luar biasa, yaitu berdasarkan observasi, bahwa semua perempuan yang paling jelek pun, pasti bisa membuat lakilaki, dalam keadaan darurat, terserang mata keranjang. Arti sebenarnya kata ‘mata keranjang’, harusnya dieja ‘mata ke ranjang’, adalah lakilaki yang melihat perempuan sertamerta pikirannya tertuju ke atas ranjang.

###

Judul : Perempuan Bernama Arjuna

Penulis : Remy Sylado

Penerbit : Nuansa Cendekia

Cetakan : I, November 2013

Tebal : 273 hlm

ISBN : 978-602-8395-80-9

Review buku ini bisa dibaca di sini

###

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to Perempuan Bernama Arjuna by Remy Sylado

  1. wah, jadi tertarik baca buku ini.
    Apa dimasukkan ke wishlist aja yah??
    ho..ho..
    *masih terbawa suasana natal*

  2. Phoebe Yuu says:

    wooow. kayaknya keren. sekarang sepertinya sastrawan Indonesia lagi keranjingan novel filsafat. hihihi. Wishlist deh. 🙂

  3. iin sugiarti says:

    kereeeeeen buangeeeeet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s