The Adventures of Detective Brown by G.K. Chesterton

detective brown Ini merupakan buntelan pertama yang kuterima dari Penerbit Visimedia, sebuah kumpulan kisah detektif klasik karya G.K Chesterton, The Adventures of Detective Brown yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1914.

Berikut detail bukunya

Judul : The Adventures of Detective Brown

Penulis : G.K. Chesterton

Penerjemah : Meggy Soedjatmiko

Penerbit : VisiMedia

Cetakan : September 2013

Tebal : 334 hlm

Father Brown memiliki kepedulian yang besar untuk detail dari kehidupan dan kemanusiaan. Dia sangat peduli tentang jiwa manusia. Itulah hal yang paling menarik tentang dia sebagai detektif.
(Mark Williams, Aktor Inggris)

Tepat dalam masa keemasan kisah detektif, G.K. Chesterton menuliskan kisah detektif dengan tokoh utama yang jauh dari bayang-bayang detektif fiksi paling terkenal saat itu, (Sherlock Holmes). Sosok kecil dengan topi lebar, jubah hitam, dan menenteng payung ke mana pun dia pergi. Dialah Pastor Brown yang fenomenal. Suatu waktu, Pastor Brown ingin mengungkapkan profesi salah seorang calon menantu dari jemaatnya, dia meminta bantuan Dr. Orion Hood, seorang kriminolog dan mantan detektif. Dengan metode deduktif—seperti Sherlock Holmes—Dr. Orion Hood mengungkapkan suatu fakta mencengangkan. Namun, lebih mencengangkan ketika Pastor Brown mampu membalikkan metode deduktif ini dengan metodenya yang intuitif, bijaksana, dan manusiawi untuk mengungkapkan fakta sesungguhnya.

Lain waktu, Pastor Brown harus duduk sebagai saksi dari pembunuhan di Teater Apollo. Aktris terkenal—Miss Aurora Rome—ditemukan terbunuh dengan luka tikaman. Asistennya, Parkinson, juga ditemukan tewas di kursi duduknya. Lawan main Miss Aurora, Isidore Bruno, menjadi tersangka. Dua saksi lain, Sir Wilson Seymour dan Kapten Cutler, terlibat kisah cinta dengan Miss Aurora. Mampukah Sang Pastor-Detektif mengungkapkan fakta dengan kebijaksanaannya?

Dalam buku ini, hadir 12 kasus yang berhasil dipecahkan Pastor Brown. Kisah-kisah segar memukau ini telah menarik hati Elery Queen dan Agatha Christie, para penulis fiksi detektif fenomenal. Tak heran, kisah Father Brown berulang kali difilmkan dan dijadikan serial televisi Eropa dan Amerika.

g-k-chestertonG.K. Chesterton (1874-1936). Sepanjang hidupnya Chesterton telah menulis lebih kurang 80 buku, ratusan puisi, 200 cerita pendek, 4.000 esai, dan beberapa naskah drama. Selain serial detektif Father Brown, novel karyanya yang paling dikelan adalah The Man Who Was Thursday.

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to The Adventures of Detective Brown by G.K. Chesterton

  1. Dani says:

    Kok masalah penerjemahan ga dibahas #eh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s