Penghancuran Buku dari Masa ke Masa by Fernando Baez

hancur-1-rezBuku tentang sejarah penghancuran buku dari masa ke masa ini merupakan buntelan pertama yang dikirim Penerbit Marjin Kiri kepada saya :).

Buku ini merupakan sebuah buku sejarah dan kajian budaya yang saya rasa patut dibaca oleh para pecinta, pemerhati, dan praktisi  buku Indonesia.  Sebagaimana kita tahu Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki sejarah panjang akan penghancuran buku sejak jaman kolonial hingga kini dimana buku dibakar/dihancurkan oleh penguasa atau sekelompok ormas yang tidak setuju akan isi dari buku tersebut.

Detail Buku

Judul : Penghancuran Buku dari Masa ke Masa

Penulis : Fernando Baez

Pengantar : Robertus Robet

Penerjemah : Lita Soerjadinata

Penerbit : Marjin Kiri

Cetakan : I, Juli 2013

Tebal : 373 hlm

Pakar perbukuan asal Venezuela, Fernando Baez tengah berada di Irak saat pasukan Amerika Serikat menggempur Baghdad pada Mei 2013. Ia saksikan bagaimana peradaban dihancurkan lewat pembakaran buku dan perusakan museum-museum.

Terhantui oleh pertanyaan “Mengapa manusia menghancurkan buku?”, ia pun menyusun kajian ini. Merentang dari awal peradaban tulis hingga kasus-kasus kontemporer, inilah kajian sejarah global pertama tentang bibliosida (penghancuran buku) dari masa ke amsa.

Bertentangan dengan pendapat umu, baez menemukan bahwa buku-buku dihancurkan bukan oleh ketidaktahuan awam atau kurangnya pendidikan, melainkan justru oleh kaum terdidik dengan motif ideologis masing-masing. Dan ini bisa menjelaskan fenomena di Indonesia ketika profesor, pejabat pemerintah, bahkan penerbit sendiri ikut-ikutan membakar buku.

Daft isi hancur1-2

Tentang Penulis :

fernando-baezFernando Baez (San Felix, Guyana, Venezuela, 1970) menempuh studi di bidang pendidikan dan meraih gelar doktor ilmu perpustakaan. Ia menerjemahkan teks-teks Yunani kuno ke bahasa Spanyol dan menulis karya-karya fiksi dan non fiksi lainnya. Karya yang paling terkenal adalah Historia universal de la destruction de libros (2004) ini, yang telah diterjemahkan ke pelbagai bahasa dunia. Sejak 2008 Baez mengepalai Perpustakaan Nasional Venezuela dan menjadi penasehat  UNESCO. Ia juga  anggota International  Centre of Arab Studies.

###

Buku edisi bahasa Indonesianya ini diberi kata pengantar oleh Robertus Robert (dosen sosiolog Universitas Jakarta) yang isinya merupakan versi ringkas yang dimuktahirkan dari Kuliah Umum “Pelarangan Buku dalam Politik Kebudayaan di Indonesia”, kerjasama Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) dan DKJ di TIM, Jakarta, Rabu, 17 Maret 2010

Dan yang tidak kalah menarik adalah desain covernya yang meyerupai buku sisi-sisinya  terbakar lengkap dengan sebuah lubang di kiri atas.

hancur-cover

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

5 Responses to Penghancuran Buku dari Masa ke Masa by Fernando Baez

  1. bzee says:

    covernya baguuss

  2. Edi Warsidi says:

    Sudah masuk toko buku? Atau Palasari? hhh. Salam,

  3. Edi Warsidi says:

    ke mana kalau pesan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s