Buntelan From Nuansa Cendekia

BUNTELANNUANSA

Dua buah buku ini merupakan buntelan dari Penerbit Nuansa Cendekia, berikut detail buku dan deskripsi dari masing-masing bukunya

AgamaJudul : Agama & Konflik Sosial – Studi Pengalaman di Indonesia

Penulis : Prof. Dr. Afif Muhammad, M.A

Penerbit : Marja

Tebal : 159 hlm

Cetakan : I, Maret 2013

Kemajemukan agama, etnik, bahasa dan adat isiadan merupakan kekayaan bangsa. Masyarakat Indonesia memiliki peluang untuk hidup harmoni dan berdaya dalam Bhineka Tunggal Ika. Tetapi mengapa harmoni kehidupan beragama kita rentan konflik? Apa penyebabnya dan bagaiman seharusnya konflik itu berganti perdamaian?

Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas Muslim. Sekalipun begitu, semenjak diproklamasikan, ia ditetapkan sebagai negara yang tidak berdasarkan pada Syariat Islam. Karena tidak didasarkan pada ajaran agama tertentu, maka pemerintah mengakui adanya enam agama besar sebagai agama resmi yang sah dipeluk warga negaranya. Ternyata pilihan ini mengandung resiko, apalahi bangsa Indonesia adalah bangsa yang tidak saja majemuk dalam hal agama, tetapi juga dalam suku, bahasa, dan adat istiadat. Benarkah heterogenitas Indonesia meruapakan sumber konflik yang dapat mengancam persatuan bangsa?

###

123 ayat-coverJudul : 123 Ayat Tentang Seni

Penulis : Yapi Tambayong

Penerbit : Nuansa Cendikia

Cetakan : I, Agustus 2012

Tebal : 298 hlm

Disusun dengan estetika penulisan baru dalam susunan ayat per-ayat, dan masing-masing bidang mendapatkan porsi 123 Ayat. “Do Re Mi”, Yapi Tambayong menjabarkan secara sistematis dan bernas.

Luasnya jangkauan pengetahuan sang penulis, ditopang kemahirannya meriset sumber-sumber sejarah, filsafat, antropologi, teologi, agama dan budaya, menjadikan buku ini sangat penting untuk dijadikan rujukan pengetahuan. 

Sang Maestro berhasil menyuguhkan pengetahuan yang asing menjadi dekat, yang sulit menjadi mudah dan yang tadinya dianggap tak penting menjadi penting.  Dengan menyadari setiap ayat dari isi buku ini, kita akan mendapatkan kekayaan spiritual berupa prinsip-prinsip hidup yang bersandar pada “ajaran kenabian”.

Itulah mengapa buku ini mesti kita baca, agar kita sebagai orang Indonesia memiliki pola-pikir yang maju sekaligus lebih beradab.

###

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s