30 Hari Keliling Sumatera – Ary Amhir from Penerbit Dolphin

30hari2Buku 30 Hari Keliling Sumatera ini adalah buntelan dari Penerbit Dolphin. Sepertinya menarik, salah satu daya tariknya adalah kalimat pertama di sinopsis buku ini yang tercetak di cover belakangnya sbb :

“Dengan 61 jahitan di perut pasca-operasi kanker berkepanjangan, Ary Amhir memanggul ransel kecil menuju Sumatera”

Tentunya ini membuat pembaca penasaran apakah bekas jahitan itu tidak mengganggu perjalanannya?

berikut detail dari buku ini :

Judul : 30 Hari Keliling Sumatra

Penulis : Ary Amhir

Penyunting : Endah Sulwesi

Penerbit : Dolphin

Dengan 61 jahitan di perut pasca-operasi kanker berkepanjangan, Ary Amhir memanggul ransel kecil menuju Sumatra. Perjalanannya dipicu oleh undangan pesta perkawinan Lisa di Pariaman, kawan sesama mantan TKI di Malaysia. Jalan takdir membawa langkahnya mengelilingi Sumatra selama 30 hari. Ia pun menyusuri Blank Dalam yang terpencil, melacak petilasan pujangga mistik Amir Hamzah yang terlupakan, dan menghidu aroma masa silam bumi Sriwijaya. Ary tak semata mencumbui tempat yang ia kunjungi, melainkan juga merasakan geliat, desah, dan kesah manusia yang hidup di sana. Tentang kearifan lokal di balik adat membeli lelaki di Pariaman. Tentang seniman Batak dan Karo yang terlalaikan. Juga tentang nasib kereta api pengangkut batubara, jatuhnya tembakau Deli yang terkenal, dan nasib pemanggil roh di Toba yang tergerus zaman. Pengembaraannya dituntun oleh masa lalu, yang menyeretnya menuju tempat-tempat tak terbayangkan sebelumnya.

Tentang Penulis

ary amhirAry Amhir mulai menulis sejak kelas 5 SD walau awalnya tak berniat untuk menjadi penulis namun setelah menamatkan kuliahnya di Teknik Nuklir UGM, ia malah menjadi reporter di Jawa Pos lebih dari dua tahun, lalu di Majalah Femina, dan akhirnya menulis lepas untuk Jakarta Post, Intisari, Meridian, dll.

Ary mulai suka mengembara sejak kuliah di Yogyakarta mulai dari mendaki gunung di Pulau Jawa, Bali. dan Lombok, kemudian ia juga menjelajah wilayah timur seperti Sumbawa, Flores, dan Timor. Kini ia lebih banyak menghabiskan waktu dengan melakukan perjalanan ke Pulau Madura  dan Maluku. Ia juga kii memulai aktivitas volunteering-nya di Asia dan sedang berusaha menuju Afrika.

###

Waktu saya coba browsing tentang buku ini ternyata sebelum diterbitkan oleh Dolphin buku ini pernah diterbitkan dengan cover yang menurut saya lebih menarik dibanding cover terbitan Dolphin.

Goodreads mencatat bahwa buku ini pernah diertbitkan pada Maret 2011 by through the glass art foundation

Ini cover 30 Hari Keliling Sumatra terbitan tahun 2011

cover_30-hari-keliling-sumatra2

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s