Menyusuri Lorong-Lorong Dunia by Sigit Susanto

MENYUSURIBuku ini dibuntelkan langsung oleh penulisnya Sigit Susanto. Sebenarnya ini versi cetak ulang alias cetakan kedua dimana cetakan pertamanya telah terbit pada Desember 2005 yang lalu.

Apa yang membedakan antara cetakan pertama dan kedua? Yang membedakan adalah  cover yang kini tampak lebih menarik dan tambahan label “Buku Fenomenal yang Menjadi Tonggak Penulisan Traveling di Indonesia” di cover depannya.

Selain cover ada juga tambahan enam testimoni yang berasal dari resensi koran-koran lokal dan nasional ketika cetakan pertama buku ini terbit tujuh tahun yang lalu.

Benarkah ini sebuah buku yang menjadi tonggak penulisan traveling di Indonesia?  Berikut saya salinkan lembar “Pengantar Penerbit” yang terdapat di buku ini.

PENGANTAR PENERBIT

[untuk edisi baru]

Dua tahun terakhir, buku-buku travelling bermunculan dengan gencar. Kegemaran akan perjalanan dan aktivitas merambah tempat-tempat baru demikian mewabag. Komunitas-komunitas traveller, bacpacker, pun melahirkan kisah-kisah petualangan yang menantang juga menyenangkan.

Sayang kebanyakan buku yang terbit adalah buku-buku yang lebih bersifat sharing tentang bagaimana cara melakukan perjalanan-perjalanan itu. Mulai dari ongkosnya, trik-trik menghemat akomodasi, panduan praktis menjelajah ke negara ini-itu dengan mudah, dan sebagainya. Juga tentang pengalaman-pengalaman si traveller selama perjalanan.

Buku-buku demikian bukannya tak penting, tentu saja. Antusiasme bertualang tak semestinya selalu terganjal oleh keterbatasan “modal”, sehingga saling berbagi siasat tetap diperlukan. Akan tetapi sangat niscaya jika kemudian muncul pertanyaan: dengan petualangan, jalan-jalan, travelling, lalu kemudian apa? Sekedar pengalaman telah menjejakkan kaki di puluhan negeri?

Maka, agar euforia bertualang yang tengah riuh rendah ini semakin kaya, semakin lengkap, kami memandang perlu untuk menerbitkan kembali buku ini. Buku di tangan Anda ini, yang pada penerbitannya mula-mula sekitar tujuh tahun silam cukup ramai dibicarakan di media massa. Kumpulan catatan perjalanan yang sangat bernas, lebih daripada panduan perjalanan dan kumpulan tips agar tak tersesat di belantara negeri orang.

Membacanya, tak hanya menikmati sensasi perjalanan fisik-geografis semata. Sebab, ini buku dengan mozaik-mizaik renungan mendalam dipadu dengan referensi pengetahuan yang begitu kaya dari seorang pengelana yang ekstase dalam “menelusiri lorong-lorong dunia.

Mari buktikan saja.

Yogyakarta, Desember 2012

Detail Buku :

Judul : Menyusuri Lorong-lorong Dunia

Penulis : Sigit Susanto

Penyuting : Puthut EA

Penerbit : Insist Press

Cetakan : II, Des 2012

Tebal : 370 hlm

Deskirpsi :

Buku ini berisi catatan-catatan perjalanan penulis dalam mengunjungi berbagai tempat di dunia. Selain kaya informasi, buku ini juga penuh dengan drama kultrual, politik, dan kelembutan sastra. Semua itu menjadikan buku ini layak dibaca dan dikoleksi siapa saja, terutama bagi mereka yang berjiwa petualang, dan ingin memperdalam petulangannya menjadi lebih dari sekedar pesiar dan jalan-jalan. Inilah catatan yang terangkum dalam buku ini :

– Pertama kali ke Eropa

– Danau Zug

– Bersepeda Keliling Amsterdam

– Che Masih Hidup di Kuba

– Pulau Ichia

– Sahara dan Oase di Tunisia

– Membelah Bulgaria

– Venesia Surga Sastrawan Dunia

– Dari Leningdrad ke Moskow

– Makam Mbak Marx di London

– Shakespeare & Co di Paris

– Jejak Suku Maya di Mexico

– Ziarah ke Makam Kafka di Praha

– Hotel Trotoar

– Goethe dan Strassbourg

– Jalan-jalan ke Roma

Tentang Penulis :

Sigit SusantoSigit Susanto  lahir di Kendal, Jawa Tengah, pada 21 Juni 1963. Usai menamatkan pendidikan formal di AKABA 17-Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang pada tahun 1998, ia menempuh karier sebagai guide. Dari hasil perjalanannya keliling dunia, sigit Susanto menulis trilogi Menyusuri Lorong-Lorong dunia Dunia : Kumpulan catatan perjalanan. Jilid I dari trilogi tersebut terbit pada tahun 2005, Jilid II pada tahun 2008, dan jilid III-nya pada tahun 2012. Dua buku lain yang ia tulis adalah Sosialisme di Kuba serta novel berjudul Pegadaian, keduanya terbit pada tahun 2004.

###

Review Menyusuri Lorong-Lorong Dunia jilid-1 silahkan lihat di sini

mld-tt pesan dari penulis di buku Menyusuri Lorong-Lorong Dunia

3 mldd

Trilogi Meyusuri Lorong-Lorong Dunia

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Menyusuri Lorong-Lorong Dunia by Sigit Susanto

  1. Pingback: Menyusuri Lorong-Lorong Dunia: Kumpulan Catatan Perjalanan | insistpress

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s