Perang Bali by I Gusti Ngurah Pindha

PERANG BALIBuku ini merupakan pemberian  dari Penerbit Dolhpin yang untuk pertama kalinya membuntelkan buku terbitannya padaku 🙂

Buku “Perang Bali” merupakan memoar I Gusti Ngurah Pindha, anak buat pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, tentang perang gerilya di Bali.

Penulisnya sendiri menjadi saksi mata sekaligus pelaku sejarah perlawanan rakyat Bali terhadap pendudukan Belanda di Pulau Dewata sepanjang tahun 1946.

Memoar ini ditulis selama 6 tahun (1963-1968), pernah dimuat sebagai cerita bersambung di koran lokal Bali. Pada tahun 1990, catatan pribadi ini diterbitkan sebagai buku dalam jumlah terbatas, dan kini buku ini untuk pertama kalinya terbit untuk umum.

Detail Buku :

Judul : Perang Bali, Sebuah kisah nyata

Penulis : I Gusti Ngurah Pindha

Penerbit : Dolphin

Cetakan : I, 2013

Tebal : 450 hlm

“Kalau pelurumu habis, gunakan bayonetmu! Kalau bayonetmu patah, guakan tanganmu untuk memukul! Kalau tanganmu patah, gunakan gigimu untuk menggigit! Dan kalau gigimu patah, gunakan matamu untuk mematahkan semangat musuh!”

Perang Bali adalah memoar I Gusti Ngurah Pindha, seorang prajurit muda yang mengiringi I Gusti Ngurah Rai dalam perang gerilya mempertahankan tanah Bali dari pendudukan Belanda di awal kemerdekaan. Dengan senjata ala kadarnya, termasuk jimat-jimat yang dipercaya bisa membuat mereka kebal, para ksatria Bali keluar masuk hutan dan kampung selama berbulan-bulan, meninggalkan istri dan anak-anak mereka. Ngurah Pindha merekam peristiwa heroik itu ke dalam sebuah cerita yang bersahaja. Peristiwa-peristiwa sedih, lucu, mistis, dan ajaib, yang menyertai masa perang, berbaur menjadi satu.

Tentang Penulis

ngurah pindhaI Gusti Ngurah Pindha lahir di Denpasar, Bali pada 1924. Karier militernya dimulai di usia 20-an saat ia bergabung dengan PETA (Pembela Tanah Air).  Pada masa perjuangan melawan Belanda ia turut menjadi anggota Kesatuan Resimen Sunda Kecil di bawah pimpinan I Gusti Ngurah Rai. Jabatan resminya saat itu adalah Kepala Staf Batalion I dengan pangkat Letnan.

Setelah Indonesia berdaulat penuh Ngurah Pindha melanjutkan karier militernya di Makasar sambil melanjutkan sekolahnya hingga lulus sebagai sarjana sosial politik. Kemudian ia jg mengenyam pendidikan di Seskoad (Sekolah Staf Angkatan Darat) di Bandung pada tahun 1960.

Berbagai jabatan dan penugasan dibidang militer diembannya hingga tahun 1966. Tahun 1965-1970 ia ditunjuk sebagai wakil Gubernur Bali, kemudian tahun 1977-1982 menjadi anggota MPR RI, dan terakhir menjadi anggota DPR RI untuk masa jabatan 1982-1987.

Berbagai bintang jasa di bidang militer telah diterimanya antara lain bintang gerilya, Satya Lencana Penegak, Satya Lencana, dan Medali 3 Windu. Ngurah Pindha wafat pada tahun 1991 pada usia 67 tahun.

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Perang Bali by I Gusti Ngurah Pindha

  1. I Gst Ngr Pindha lahir di Denpasar Bali, bukan di Makassar.

  2. htanzil says:

    Terima kasih banyak untuk koreksiannya. Sudah saya perbaiki. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s