Joernal sastra boemipoetra

boemiputra Buku joernal sastra boemipoetra ini dibuntelakan oleh salah satu kawan online saya, Irwan Bajang / Indie Book Corner.

Selama ini saya sering mendengar tentang keberadaan jurnal sastra ini namun baru kali ini saya melihat dan membacanya. Sudah sering juga mendengar perang sastra antara kubu boemipoetra (BP) yang dikomandoi oleh bang Saut Situmorang dengan Komunintas Teater Utan Kayu (TUK) yang dikomandoi oleh Goenawan Muhamad (GM) namun baru lewat jurnal sastra ini saya membaca secara jelas apa yang menjadi pemicu perang dan bagaimana kubu boemipoetra ini begitu intens, frontal menyerang TUK secara radikal.

Buku yang diterbitkan dalam rangka 5 tahun boemiputra ini bisa dikatakan sebagai bundel joernal sasra Boemipoetra yang terbit secara rutin karena buku ini secara utuh memuat seluruh edisi boemipoetra sejak pertama kali terbit 2007 hingga edisi Agustus-Oktober 2011 dengan lay out dan ilustrasi yang sama persis dengan edisi jurnalnya.

bp dalam pertama

Jurnal ini ditulis dalam kalimat-kalimat yang lugas, tanpa tedeng aling-aling judul dan beberapa isinya menyerang secara frontal Goenawan Mohamad dengan TUK-nya yang dikatakan sebagai anti demokrasi, tidak pro rakyat, dan merusak kebudayaan Indonesia dengan dalih liberalisme. Hal ini secara nyata terungkap dalam cover belakangnya yang secara terang-terangan menyerang dan menyatakan perang pada GM dan TUK.

scan cover blk bp

 (untuk membaca secara jelas silahkan klik pada gambarnya)

Di buku ini juga terungkap apa tujuan diterbitkannya jurnal sastra BP, dalam salah satu wawancara antara majalah mahasiswa UI “Recup Budaya” Saut Situmorang mengatakan demikian;

“Jurnal sastra boemipoetra adalah jurnal sastra paling keren dan cool sepanjang sejarah sastra Indonesia karena fungsinya cuman satu : menghancurkan Teater Utan Kayu (TUK)!..”

sedangkan tentang perang sastra, Saut menyatakan demikian :

“Yang harus disadari lagi adalah bahwa Teater Utan Kayu (TUK) yang dikuasai orang-orang sastra itu yang menjadi fokus dari serangan-serangan kami, bukan Komunitas Utan Kayu (KUK) secara umum yang macam-macam isinya itu. Makanya perang kami ini adalah Perang Sastra! Musuh kami adalah Goenawan Mohamad dan segelintir penulis muda yang berlindung di balik bayangannya yang tua..”

(hal 9 edisi Jan-Februari 2008)

Namun jangan salah jurnal sastra ini tidak hanya berisi opini dan serangan-serangan kubu BP terhadap TUK, di dalamnya ada pula cerpen, puisi dan  essai-essai sastra yang bermutu yang ditulis oleh para sastrawan, kritikus, pengamat satra negeri ini seperti Saut Situmorang, Katrin Bandel, Asep Sambodja, Wayan Sunarta, dll.

Bagi mereka yang peduli terhadap perkembangan sastra dan budaya Indonesia rasanya buku ini layak dibaca dan dikoleksi. Usaha kawan-kawan boemipoetra untuk menyatukan kembali edisi-edisi lampau dalam sebuah buku tentu saja disambut gembira oleh pembaca setia boemiputra sehingga bagi mereka yang mungkin pernah ketinggalan membaca satu atau beberapa edisinya kini dapat menikmati seluruh isi jurnal yang pernah diterbitkan dalam satu buku ini saja.

Bagi pembaca umum, kehadiran buku ini setidaknya menyadarkan bahwa selama ini ada sebuah komunitas sastra yang dengan jurnal sastra-nya selama lebih dari lima tahun ini melakukan Perang Sastra dengan musuh idelismenya.

Apakah semua tuduhan bp terhadap TUK itu benar adanya? pemahaman saya yang terbatas mengenai perkembangan budaya dan sastra Indonesia tidak memungkinkan saya untuk menjawabnya. Karenanya bagi mereka yang awam sepertiny halnya saya, apa yang terungkap di jurnal sastra ini tidak seharusnya ditelan dan diterima saja, tapi mari kita belajar membaca secara kritis dan mencoba memahami apa saja yang menjadi pokok permasalahan perang sastra ini dengan lebih pikiran yang terbuka.

Sampai kapan perang sastra ini akan berlangsung? siapa yang jadi pemenangnya? tidak ada seorangpun yang tahu. Semoga melalui perang ini Sastra Indonesia semakin berjaya dan Sastra Indonesia sejatilah yang menjadi pemenangnya.

@htanzil

Jurnal sastra boemipoetra edisi 5 tahunan ini diterbitkan atas kerjasama boemiputra dengan Indie Book Corner. Buku ini bisa diperoleh di

http://bukuindie.com/

Blog Joernal Sastra boemipoetra bisa dibaca di

http://boemipoetra.wordpress.com/

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Joernal sastra boemipoetra

  1. Irwan Bajang says:

    Reblogged this on Indie Book Corner and commented:
    Tulisan Hernadi Tanzil tentang boemipoetra di blognya.

  2. Apa ada cetakan bukunya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s