I Love Monday from Arvan Pradiansyah

Sehari sebelum libur lebaran, saya dihubungi oleh Mas Iskandar selaku Humas motivator Arvan Pradiansyah yang menanyakan kesediaan saya untuk mereview buku terbaru Arvan Pradiansyah berjudul “I Love Monday”.  Karena pernah membaca dan mereview buku beliau yang berjudul 7 Laws of Happines dan Cherish Every Moment dan tertarik dengan bahasan beliau maka sayapun menyanggupinya.

Ternyata tidak hanya saya, mas Iskandar juga meminta kesediaan para blogger buku untuk mereview buku “I Love Monday”. Saat itu saya langsung tawarkan di Group FB BBI, dan ternyata responnya sangat baik, ada lebih dari 10 blogger menyatakan kesediaannya untuk membaca dan mereview bukunya dan akan memposting reviewnya di blognya masing-masing secara serentak pada hari Senin, 10 September 2012 yang akan datang.

Akhirnya, tepat pada hari ini Senin, 27 Agustus 2012 buku “I Love Monday” saya terima. Bukunya cukup tebal, semoga terkejar untuk menuntaskannya dan membuat reviewnya untuk diposting bareng bersama teman2 BBI (Blogger Buku Indonesia)

Review buku ini bisa dibaca di sini

Berikut Data Buku dan Sinopsisnya :

Judul : I Love Monday, Mengubah Paradigma dalam Bekerja dan Bisnis

Penulis : Arvan Pradiansyah

Penerbit : Kaifa

Cetakan : II, Juni 2012

Tebal : 302 hlm

Hari Senin sering kali dilukiskan sebagai hari yang penuh depresi dan kecemasan. Berbagai lagu menggambarkan hari Senin sebagai hari yang suram dan penuh kegalauan, seperti “Rainy Days and Mondays” dari Carpenters dan terutama lagu “I Don’t Like Mondays” dari Bob Geldof & The Boomtown Rats.

Lagu-lagu seperti ini tanpa disadari telah membentuk stigma kita mengenai hari Senin sebagai hari yang berat dan penuh penderitaan (yang bahkan sudah mulai kita rasakan sejak Minggu malam). Ini sangat berbeda dengan hari Jumat yang selalu ditunggu-tunggu. Slogan “Thanks God it’s Friday” sesungguhnya juga semakin mengukuhkan paradigma yang membenci hari Senin. Karena itu, tidak aneh, berbagai penyakit muncul sebagai efek hari Senin. British Medical Journal, misalnya, melaporkan serangan jantung yang meningkat 20% pada hari Senin. Berbagai perusahaan pun harus menanggung biaya yang sangat besar karena gangguan kesehatan karyawan yang meningkat di hari Senin.

Apakah Anda sering merasakan hal yang serupa, malas dan berat datang ke kantor pada hari Senin? Bila jawabanya “Ya”, maka buku ini sungguh tepat untuk Anda. Dalam buku ini, Arvan Pradiansyah memaparkan dengan gamblang mengapa kita sering menderita sindrom “Monday Morning Blues” ini. Arvan mengajak kita menempuh perjalanan ke dalam diri sendiri dan menemukan akarnya, yaitu paradigma kita mengenai pekerjaan. Bagaimana Anda melihat pekerjaan Anda saat ini? Apakah Anda melihatnya hanya sebagai setumpuk tugas (job)? Sebuah karier (career)? Atau sebuah panggilan (calling)?

Buku ini akan mengajak kita menemukan panggilan jiwa kita dan menghidupkan semangat yang sempat hilang. Di dalamnya, Anda akan menemukan resep yang sungguh berharga untuk membuat Anda bersemangat setiap pagi, berangkat ke kantor dengan gembira dan bekerja dengan penuh cinta.

***

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

4 Responses to I Love Monday from Arvan Pradiansyah

  1. tezar says:

    kang Tanzil, bukan September kayaknya deh nerima bukunya, tapi Agustus

  2. Iskandar says:

    Matur nuwun sanget Pak Hernadi untuk bantuannya yang sangat luar biasa ini,
    Sukses dan bahagia selalu untuk Bapak.
    Salam,
    Iskandar 🙂

  3. dimasfirdaus says:

    Mantep euy..Arvan Pradiansyah bisa dijumpai di Twitter : @arvanpra dan Fanpage FB: Arvan Pradiansyah ya?

    Jadi ingat tagline beliau : If You Wanna Be Happy, Be Happy Now…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s