The Court of The Lion 1 & 2 from Penerbit Serambi

Ini adalah novel sejarah berlatar Dinasti Tang (618-907). Diterbitkan oleh Penerbit Serambi dalam 3 jilid (+/- 1000 halaman)

Harian San Jose Mercury News memberikan pujian terhadap novel ini sbb :

“Melampaui kehebatan Shogun…The Court of The Lion lebih sukses dalam menyeimbangkan sejumlah peristiwa besar dan kisah-kisah para pelakunya dengan plot yang lebih ketat, karakter yang lebih kaya, dan lebih puitis. “

Berikut sinopsis jilid 1 & 2 nya :

Buku Kesatu

Tang Minghuang, sang Putra Langit, kaisar legendaris China abad kedelapan bertakhta di tengah intrik politik dan hantaman bertubi-tubi terhadap kehidupan pribadinya. Berawal dari kematian misterius sang putra mahkota, berlanjut dengan kasus bunuh diri sang permaisuri yang sangat dicintainya, dan kegilaan salah satu istrinya yang ditengarai kesurupan roh sang putra mahkota.

Jalannya kekaisaran pun akhirnya dikendalikan oleh Li Lin-fu, perdana menteri yang licik sekaligus cerdik, buta aksara tapi genius, serta sosok perencana ulung yang berdarah dingin dan ambisius. Sementara itu, An Lu-shan, lelaki barbar tapi berbakat dari perbatasan utara China mulai masuk ke dalam jalinan intrik sang perdana menteri.

Dan takdir kekaisaran berada di tangan Kao Li-shih, kasim tepercaya sekaligus sahabat sang Kaisar. Di tengah intrik dan keterpurukan sang Kaisar serta semakin berkuasanya Li Lin-fu, Kao Li-shih mempersembahkan kepada sang Putra Langit seorang gadis jelita yang hasratnya terhadap kepuasan erotis menjadi penentu nasib seluruh dinasti, Yang Kuei-fei.

Tiap-tiap karakter dalam novel ini berkelindan menjadi sebuah kisah yang kompleks sekaligus menghanyutkan. Peristiwa sejarah dan rekaan berpadu apik, mengungkap salah satu masa kejayaan kekaisaran China kuno dengan mendetail dan menghibur.

Buku Kedua :

Sang Kaisar berhasil dibangkitkan kembali dari keterpurukannya oleh Yang Kuei-fei. Gadis termuda dari kakak beradik Yang itu kemudian mendapat gelar Istri Kesayangan, hanya satu tingkat di bawah gelar permaisuri.

Sementara itu, An Lu-shan memulai penampilan pertamanya di Orkestra Kebun Pir, yang direncanakan oleh Li Lin-fu bakal mempermalukan orang barbar itu di hadapan sang Kaisar dan para pejabat istana. Namun, An Lu-shan berhasil mendapat bantuan dari kakak beradik Yang, terutama Putri Kuo yang cerdik, untuk membalikkan keadaan dan membuat kemenangan berada di pihak sang jenderal dari utara.

Di lain pihak, kedatangan Yang Kuo-chung, sepupu kakak beradik Yang, ke ibu kota Chang-an atas panggilan Putri Kuo untuk menduduki jabatan penting dalam kekaisaran, menjadi perhatian tersendiri bagi An Lu-shan, Li Lin-fu, sekali-gus Kao Li-shih. Masing-masing mengamati apakah lelaki cerdas tapi perayu yang berjuluk “Rubah” itu bisa menjadi kawan ataukah lawan dalam intrik kekuasaan di istana.

Dan Kao Li-shih, sang kasim kepala, bisakah dia kini bernapas lega karena sang Kaisar telah bangkit kembali dan siap mengambil alih pemerintahan dari ceng-keraman Perdana Menteri Li Lin-fu, ataukah justru sebaliknya, karena sang Kaisar begitu tenggelam dalam kenikmatan asmara bersama Istri Kesayangan?

Judul : The Court of The Lion 1 & 2

Penulis : Eleanor Cooney & Daniel Altieri

Penerbit : Serambi

Cetakan : I, Februari 2012

Keterangan tentang Dinasti Tang bisa dilihat di sini

Terima kasih untuk Penerbit Serambi yang sudah membuntelkan novel sejarah ini untukku 🙂

@htanzil

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s