Buntelan dari Penerbit Mizan

Image

Buntelan Buku dari Penerbit Mizan (15/02/2012)

1. Julie by Anne Fortier, Penerbit Qanita, 2012, 712 hlm

Sinopsis
Cinta terlarang. Kawin Lari. Racun. Kematian. Shakespeare memasukkan keempat unsur itu dalam tragedi abadinya, Romeo and Juliet. Jarang ada yang tahu bahwa, sebelumnya, kisah itu benar-benar terjadi, di suatu kekacauan di Siena pada 1340 Masehi.Sekarang, di abad 21, Julie Jacobs dikirim kembali ke masa-masa itu. Berbekal sebuah kunci, ia berangkat ke Siena untuk mencari harta peninggalan Juliet, yang ternyata adalah nenek moyangnya sendiri.

Namun ia tak bisa melakukannya sendirian. Titisan Romeo seharusnya membantunya, tapi di mana ia? Karena jika Romeo tidak muncul, Julie terancam akan menderita tragedi besar seperti yang dikisahkan oleh Shakespeare ratusan tahun silam.

2. Compassion by Karen Amstrong, Mizan Pustaka, Jan 2012, 247 hlm

Sinopsis
Pembaca buku-buku Karen Armstrong telah mengenal sosoknya sebagai profesor yang piawai menguraikan pelik sejarah agama-agama dalam bahasa yang mudah dicerna. Mantan biarawati ini telah menulis 22 buku, dari biografi Muhammad, Yesus, Buddha, Sejarah Tuhan yang komprehensif hingga Masa Depan Tuhanyang menyanggah pemikiran ateis.

Namun melalui buku ini dia keluar dari posisinya sebagai sejarahwan dan tampil seperti seorang guru spiritual pribadi. Dia memaparkan visinya tentang sebuah dunia yang lebih baik didasarkan apa yang telah diketahuinya sebagai inti ajaran semua agama: Kaidah Emas.

Melalui uraian cerdas dan bernas yang telah menjadi kekuatannya, Karen memberikan panduan 12 langkah yang dapat kita ikuti agar mampu menjalani hidup yang lebih berbelas kasih setiap hari. Dengan pencerahan dan kedamaian yang mengiringi setiap halamannya, buku ini menyimpan kekuatan besar untuk mengubah dunia menjadi tempat yang lebih menyenangkan bagi semua orang.

3. Playing God by Rully Roesli, Qanita, Januari 2012, 198 hlm

Sinopsis

Setiap hari Jumat, aku dan para staf rapat untuk menentukan pasien mana yang akan mendapat pembebasan biaya cuci darah. Seperti gladiator di Roma, kami menentukan hidup dan mati pasien. Yang paling banyak mendapatkan suaralah yang akan mendapatkan bantuan. Bila tidak? Dia mungkin akan meninggal karena kehabisan biaya pengobatan.

Itu adalah salah satu kegundahan Rully Roesli, seorang dokter ahli ginjal yang prihatin melihat susahnya jadi orang sakit di zaman sekarang. Dulu dia bercita-cita menjadi dokter semata dilandasi kepedulian terhadap sesama. Dia tak pernah menyangka bahwa kondisi mengharuskannya terjebak dalam perang batin. Bertindak seolah “Tuhan” dengan menentukan siapa yang bisa mendapatkan subsidi cuci darah dan siapa yang menyerah untuk mati karena tak mendapat bantuan biaya pengobatan gagal ginjal.

Memang miris, pelayanan kesehatan di Indonesia masih amburadul dan tidak memihak rakyat. Bahkan, kemudian muncul istilah-istilah seperti “Sadikin”, sakit jadi miskin, dan euthanasikon, menyerah pada penyakit karena kondisi keuangan tidak memungkinkan.

Di buku ini, Rully Roesli, menyuarakan keprihatinannya sebagai seorang dokter. Betapa mahalnya biaya kesehatan dan terbatasnya subsidi harus membuatnya bertindak seolah “Tuhan”. Menentukan siapa yang hidup, dan siapa yang mati.

“Buku ini mampu membuat saya menambah daftar permohonan doa: ‘Jadikan aku seorang pasien bernurani dan berhati bijak, bukan yang bermulut menjerit dan berperilaku seperti dewa. Berikan pengertian kepadaku bahwa tubuhku adalah rumah-Mu. Sehingga aku bisa berpikir bahwa menjadikan  pasien sehat itu, bukan pekerjaan utama dokter. Tetapi aku yang mencintai-Mu.’”

Samuel Mulia, pengamat gaya hidup

Advertisements
Aside | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Buntelan dari Penerbit Mizan

  1. Truly Rudiono says:

    Buntelan kita sama nih Suhu. Sedang aku kerjakan ^_^

  2. Pingback: The Mystery of Historical Jesus from Penerbit Mizan | Buntelan Buku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s